Minggu, 24 Agustus 2014

Hadits tentang silaturahmi


عَنْ جَابِرِبْنِ مُطْعِمٍ : قَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : لَايَدْخُلُ الْجَنَّةُ قَا طِعُ رَحِمٍ
( متفق عليه )


Dari Jabir bin Mut’im berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi keluarga’ ”. 
(HR. Al-Bukhari no. 5525 dan Muslim no. 4637)

Hadits tentang niat


عَنْ أَمِيْرِالْمُؤْمِنِيْنَ عُمَرُبْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَلَ ، سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَقُوْلُ : اِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَ إِنَّمَالِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى
( رواه البخاري و مسلم )


Dari Amirul Mukminin Umar bin Khattab RA, ia berkata, “saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap seseorang itu akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya’ ”. 
(HR. Bukhari dan Muslim)


Kamis, 24 April 2014

Buklet Fakta dibalik Perayaan 14 Februari



FAKTA DIBALIK PERAYAAN 14 FEBRUARI

     Setiap 14 Februari, para remaja diarahkan untuk merayakan hari cinta, hari kasih sayang. Urusan yang satu ini memang tiada habisnya setiap tahun. Setiap kali ada yang sadar akan bahaya virus merah jambu ini, setiap kali pula ada generasi baru yang super polos menerima apa yang diseru oleh kapitalis hedonis, tentang apa yang harus mereka lakukan pada tanggal 14 Februari.

     Cinta hanya disetarakan dengan kartu ucapan, coklat, dan bunga mawar, dengan harga yang tentu tak murah. Merugikan yang punya cinta, dan jelas menguntungkan pengusaha yang meraup milyaran rupiah dari bisnis syahwat ini.
     Dari segi akidah, iman pun tergadai dengan adat dan kebiasaan yang bukan dari Islam. dari segi kehormatan lebih parah lagi. Valentine Day sudah menjelma menjadi ajang pelepasan kehormatan secara massal.


Minggu, 23 Februari 2014

Selasa, 04 Februari 2014

Belajar Tajwid

ILMU TAJWID
Adalah ilmu yang digunakan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya membunyikan huruf-huruf dengan benar agar tidak terjadi kesalahan dalam membaca Al-Qur’an

NUN SUKUN ( نْ  ) DAN TANWIN  (     ٌ    ٍ    ً   )
Ada lima (5) hukum bacaan nun sukun dan tanwin
1. IDHAR HALQI ( اِظْهَارْ حَلْقِى )
Adalah apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf halqi ( ء٠ه٠ح٠خ٠ع٠غ ).
Disebut Halqi karena makhroj ( tempat keluarnya suara huruf) adalah dari kerongkongan
(Halq = tenggorokan).
Cara membacanya adalah : nun sukun atau tanwin dibaca jelas, terang dan pendek, tidak samar dan tidak mendengung.
Contoh :
اِنْ أَنَا   dibaca IN ANAA
يَنْهَى   dibaca YANHAA


Sabtu, 07 Desember 2013

Sedikit belajar :)


"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..." (Al Baqarah: 286)
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (Al Insyirah: 5)


*semangat pagi di akhir pekan :)

Senin, 22 Juli 2013

Penjelasan Ilmiah Tentang Larangan Meniup Air Panas


“Bahwasanya Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wassalam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya” (HR. At-Turmudzi).
Lebih lengkapnya, sebagai berikut : Dari Abu Said al-Khudri r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. melarang meniup dalam minuman.
Ada seorang lelaki berkata: “Ada kotoran mata yang saya lihat di dalam wadah itu.” Beliau s.a.w. bersabda: “Alirkanlah -sehingga kotoran itu hilang-.” Orang itu berkata lagi: “Sesungguhnya saya ini belum merasa puas minum dari sekali nafas.” Beliau s.a.w. lalu bersabda: “Kalau begitu singkirkanlah dulu wadahnya itu dari mulutmu -dan bernafaslah di luar wadah-.” Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. melarang kalau ditarik nafas dalam wadah (tempat minum) atau ditiupkan di dalamnya.” Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.