Sabtu, 29 Juni 2024

Soal tentang Berpapasan dan Menyusul

 1. Berpapasan jika berangkat dengan waktu yang sama

Contoh soal : 

Andre berangkat dari Jakarta ke Bandung pukul 05.00 dengan kecepatan 60 km/jam. Pada waktu yang sama, Budi berangkat dari Bandung ke Jakarta dengan kecepatan 40 km/jam. Jarak Jakarta - Bandung = 150 km. Pukul berapa mereka akan berpapasan?

Diketahui :

Jarak = 150 km

Kecepatan 1 = 60 km/jam

Kecepatan 2 = 40 km/jam


Ditanyakan :

Waktu berpapasan 

 

Selasa, 26 Desember 2023

Sharing Tafakur :)

Jika semua yang kau inginkan tak berjalan sesuai yang kau rencanakan, yakini bahwa rencana Allah jauh lebih baik.. 😊 

Bukankah hidupmu ditulis oleh Sang Penulis Skenario yang terbaik? Bukankah Allah yang paling mengetahui apa yang terbaik untukmu? 😊

Jadi keep your trust yaa.. jangan nyerah yaa.. kamu kuat kok.. kalau Allah percaya kamu bisa, kenapa kamu nggak? 😊


Rabu, 05 Januari 2022

Sistem Klasifikasi 5 Kingdom (2)


4. Plantae (Tumbuhan)

Plantae adalah kelompok organisme bersel banyak, eukariotik, dan dapat membuat makanan sendiri karena memiliki klorofil.

Anggota plantae :

A.      Lumut (Bryophyta)

Lumut hidup di tempat lembap, lumut tidak mempunyai pembuluh angkut, dan belum dapat dibedakan akar, batang dan daunnya, berspora, berklorofil.

Contoh lumut :

~ Kelas Hepaticopsida (Lumut Hati) : Marchantia  

~ Kelas Anthocerotopsida (Lumut Tanduk) : Anthoceros  

~ Kelas Bryopsida (Lumut Sejati) : Sphagnum  

 

Sistem Klasifikasi 5 Kingdom (1)

 

Klasifikasi makhluk hidup menurut Robert H. Whittaker ada 5 kingdom, berdasarkan tingkatan organisme, susunan sel, cara pemenuhan makanannya, yaitu:

1.     Monera

2.       Protista

3.       Fungi (Jamur)

4.       Plantae

5.       Animalia

 

Senin, 28 Juni 2021

Macam-Macam Dokter dalam Bahasa Inggris

 


Dokter = doctor

Dokter gigi = dentist

Dokter bedah = surgeon

Dokter anak = pediatriciants

Dokter kandungan = gynecologist

Dokter mata = oculist

Dokter hewan = veterinary

 

Jumat, 18 Juni 2021

Yuk Kenalan Sama 7 Tempat Shalat di Komplek Masjid Al Aqsha..


 


Masjid Al Aqsha adalah definisi untuk semua bangunan yang dikelilingi oleh pagar. Luasnya 14,4 hektare. Beragam kekhalifahan memberikan perhatiannya untuk Al Aqsha dan dibuatlah beberapa bangunan beratap untuk shalat. Apa saja?

1.      1. Jami' Al Qibli

 Ini adalah bagian paling inti untuk pelaksanaan shalat di area Al Aqsha. Dinamakan dengan "Al Qibli" karena bangunan ini yang paling dekat dan menunjuk langsung ke arah kiblat. Masjid berkubah abu-abu ini dibangun di era Kekhalifahan Umar bin Khattab, diperluas di masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan dan beberapa Khalifah setelahnya. Bangunan ini mampu menampung sampai 5500 jama'ah shalat, masyaAllah!

 

Senin, 14 Juni 2021

Tangga Satuan dalam Matematika (2)

1.       3. Satuan Luas





Keterangan :


km2 = kilometer persegi

hm2 = hektometer persegi

dam2 = dekameter persegi                      

m2 = meter persegi                                   

dm2 = desimeter persegi

cm2 = centimeter persegi

mm2 = milimeter persegi

 *setiap turun satu tingkat, kalikan angka dengan 100

*setiap naik satu tingkat, bagi angka dengan 100


Rabu, 28 April 2021

Tangga Satuan dalam Matematika (1)

 1.       Satuan Panjang











Keterangan :

km = kilometer

hm = hektometer

dam = dekameter

m = meter

dm = desimeter

cm = centimeter

mm = milimeter

 

*setiap turun satu tingkat, kalikan angka dengan 10

*setiap naik satu tingkat, bagi angka dengan 10

Senin, 05 September 2016

Kisah Shahabiyah : Khaulah binti Tsa'labah

KHAULAH BINTI TSA’LABAH
(Wanita yang aduannya didengar Allah dari langit ke tujuh)


Beliau adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa’labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin Shamit r.a. yang beliau menyertai Perang Badar dan Perang Uhud dan mengikuti seluruh peperangan yang disertai Rasulullah SAW. Dengan Aus inilah beliau melahirkan anak laki-laki yang bernama Rabi’.
Khaulah binti Tsa’labah mendapati suaminya, Aus bin Shamit dalam masalah yang membuat Aus marah, dia berkata, “Bagiku engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar setelah mengatakan kalimat tersebut dan duduk bersama orang-orang beberapa lama lalu dia masuk dan menginginkan Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Islam. Khaulah berkata, “Tidak...jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkan terhadapku sehingga Allah dan Rasul-Nya lah yang memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”
Kemudian Khaulah keluar menemui Rasulullah SAW., lalu dia duduk di hadapan beliau dan menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya dengan suaminya. Keperluannya adalah untuk meminta fatwa dan berdialog dengan Nabi tentang urusan tersebut. Rasulullah SAW bersabda, “kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan urusan tersebut..aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.”  

Selasa, 16 Februari 2016

Yuk Bersyukur.. :)



  Mengeluh akan kesulitan, hambatan, ketidaksempurnaan, rasanya jauh lebih mudah dilakukan daripada mensyukuri apa yang sudah kita terima dan kita capai.. sebab harapan kita akan keberhasilan memang sedemikian tinggi.. Sehingga kegagalan terasa lebih sulit untuk diterima.. Padahal, sebenarnya masih ada jauh lebih banyak kebaikan dan kenikmatan yang bisa kita temukan dalam keseharian, seberapapun beratnya kondisi kita waktu itu.. seperti mata yang mampu melihat, napas yang lega, pendengaran yang tajam, mulut yang lancar mengalirkan kata, makan yang lahap, dll.. 

Jumat, 29 Januari 2016

Cinta dalam diam.. :)


1.    Cinta adalah rasa yg sudah menjadi fitrah. Namun, kita diperintahkan 'tuk menjaga agar cinta tidak lantas menjerumuskan pada yg diharamkan-Nya 

2.   Cinta haruslah menjadi media untuk mendekat kepada Allah 

3.   Cinta yang seperti apakah yang sekiranya mampu mendekatkan kita kepada Sang Pemberi Cinta? Sebut saja, cinta dalam diam 

4.   Cinta dalam diam adalah cara mencintai yang dirasa paling tepat ketika diri belum mampu terikat dalam sebuah ikatan suci, yaitu pernikahan 

5.   Jika belum mampu mencintai dan dicintai dalam ikatan pernikahan, cinta dalam diam merupakan jawaban atas segala kegalauan hati 

6.   Bagaimana pun juga, jodoh itu bukan hanya perihal cinta, tetapi juga tentang rencana Allah kepada kita 

Kamis, 21 Januari 2016

Belajar cinta... :)


1. Cinta tak habis dibedah kata, tak lekang dimakan masa, tak dapat dijangkau mata walau adanya nyata :')

2. Namun dangkal kiranya bila cinta hanya dianggap urusan fisik, sempit rasanya bila cinta dimaknai hanya pacaran :')

3. Bukan cinta apabila hanya pentingkan ego pribadi dengan manfaatkan lawan jenis untuk memenuhi syahwat :')

4. Bukan cinta apabila biarkan yang kita cintai melawan Dzat yang menciptakannya dan menciptakan kita, maksiat namanya :')

5. Cinta itu berserius dan bersungguh-sungguh, cinta itu memberikan bukan meminta :')

6. Allah hiaskan pada diri kita cinta agar kita dapat tulus menyayangi sesama, memanusiakan dan menyatukan insan dalam ukhuwah :')

7. Allah pun berikan pada kita cinta untuk saling melengkapi, mengutuhkan diri kita sebagai makhluk Allah :')

Belajar Trigonometri... :)

TRIGONOMETRI

Hal-hal yang perlu diingat:


sin α = y/r              cosec α = r/y

cos α = x/r             sec α = r/x

tan α = y/x             cot α = x/y





Fungsi trigonometri pada sudut istimewa


 

              Sudut
00
300
450
600
900
Fungsi
sin α
0
½
½ 2
½ 3
1
cos α
1
½ 3
½ 2
½
0
tan α
0
1/3√3
1
3
-
cosec α
1
2/3√3
2
2
-
sec α
-
2
2
2/3 3
1
cot α
-
3
1
1/3 3
0


Minggu, 13 Desember 2015

Musik Positif Hari Ini.. :)

Ayo semangat kejar semua impian kita!!  (`´)/°
jangan menyerah ya, luruskan niat karena Allah, sempurnakan ikhtiar, bismillah.. pasti bisa !! ^^





Mimpi-mimpiku
By : Bipoz

Mimpi-mimpiku
terbang melintasi awan
berlayar tembus samudra
hingga harapan terbentang

Do'a Ketika Turun Hujan




Berdoa ketika hujan turun

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ‘Allahumma shoyyiban nafi’an (Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat).’” (HR. Bukhari, no. 1032)

Ibnu Baththal mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdoa ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak manfaatnya.” (Syarh Al-Bukhari, Ibnu Baththal, 5: 18, Asy-Syamilah)

Turun hujan adalah waktu mustajab untuk berdoa

Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dan doa ketika ketika hujan turun.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi; Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan; lihat Shahihul Jami’, no. 3078)

Doa ketika hujan lebat

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebat, beliau memohon kepada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiraabi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan).” (HR. Bukhari, no. 1014)

Minggu, 01 November 2015

Hadits tentang senyum.. :)


(: Hadits-hadits keutamaan senyum :)
1.      Dari Abu Dzar RA., dia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
2.      Dari Jarir bin Abdillah RA. dia berkata,
“Sejak aku masuk Islam, Rasulullah SAW. tidak pernah menolak aku untuk duduk bersama beliau. Dan tidaklah beliau melihatku kecuali Beliau tersenyum kepadaku.” (HR. Bukhari dan Muslim).
3.      Dari Abdullah bin Al Harits bin Jaz`i RA. dia berkata, “Aku tidak pernah melihat seseorang yang paling banyak senyumannya selain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.” (HR. Tirmidzi)

Minggu, 25 Oktober 2015

Kisah Sahabat Nabi : Mush'ab bin Umair

MUSH’AB BIN UMAIR



(الأحزاب:٢٣)


Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah”. (QS. Al-Ahzab : 23 )

Jika hendak ditanyakan, siapakah perintis masuknya Islam di Madinah sebelum Rasulullah hijrah? Maka jawabnya adalah Mush’ab bin Umair. Ia memang salah seorang sahabat Nabi, pahlawan dan perintis Islam di Madinah. Atas kesungguhannya, Islam tersebar di Yatsrib (nama Madinah sebelum Islam), sehingga memungkinkan Nabi diterima dalam hijrahnya.
                Mush’ab lahir di Makkah dari keluarga bangsawan yang kaya raya. Orangtuanya mendidiknya dengan royal dan manja tapi fanatik terhadap kepercayaan jahiliyahnya. Postur tubuhnya gagah, tegap, dan simpatik. Ia sangat menyenangi pakaian yang serba indah dan mahal. Banyak orang menyenanginya, terutama gadis-gadis Arabia.
                Tapi demikian, ketika umurnya makin bertambah dewasa, Ia sering mendengar pembicaraan tentang berkumpulnya orang-orang di bukit Shafa, di rumah Arqam bin Abi Arqam, mendengarkan pengajian tentang Islam yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.
                Mush’ab, pemuda yang cerdas dan serba ingin tahu, mencoba pergi ke bukit Shafa. Ia tertarik dan masuk Islam. Ketika itu pengikut Nabi masih sedikit.
                Meski secara sembunyi-sembunyi Ia masuk Islam, tapi akhirnya banyak orang yang tahu. Ibunya, Khunas binti Malik, wanita yang ditakuti sebagian masyarakat Makkah, marah mendengar anaknya masuk Islam. Sang Ibu bahkan mengancam, bila Mush’ab tidak mau melepaskan keislamannya, Ia akan dikurung, tidak akan diakui sebagai anaknya, dan akan diusir dari rumah.
                Mush’ab, pemuda yang sudah bisa membedakan antara yang hak dan yang bathil, dengan mantap berkata kepada Ibunya, “Wahai Bunda, Ananda telah menyampaikan nasehat kepada Bunda, lantaran Ananda sangat mencintai Bunda. Karena itu bersaksilah bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. dan Muhammad adalah hamba dan utusan Allah”.
                Sang Ibu marah bukan main. Ancaman pun mulai dijalankan. Mush’ab dikurung selama beberapa waktu lamanya.
                Dalam masa pengurungan itu, Ia mendengar para sahabat Nabi sedang melakukan hijrah ke Habsyah. jiwa Mush’ab berontak, Ia ingin ikut pula ke Habsyah. Maka dari itu, Ia mencari berbagai upaya sehingga berhasil keluar dari kurungan Ibunya, lari menjumpai Nabi, untuk ikut ke Habsyah (Ethiopia sekarang).
                Kaum muslimin ingin hijrah ke Habsyah karena kebencian dan teror kafir Makkah makin mengganas. Karena itu Rasulullah memerintahkan para sahabatnya pergi ke Habsyah. Tapi ternyata negeri ini menolak kehadiran kaum muslimin (kendatipun tak sekasar Makkah). Terpaksalah kaum muslimin kembali ke negeri asalnya, menarima penindasan yang lebih dahsyat. Tak terkecuali Mush’ab yang telah diusir dari rumahnya dan tidak diakui sebagai anak oleh orangtuanya.
                Tapi demikian, Mush’ab tetap tabah. Segala kemewahan hidupnya yang dialami selama ini ditanggalkannya secara sungguh-sungguh. Pernah suatu hari ketika Nabi duduk-duduk dengan para sahabatnya, Mush’ab datang dengan pakaian usang dan penuh tambalan.
                Melihat perubahan yang mencolok itu, Nabi menghiburnya dengan tulus ikhlas sembari berkata, “Dahulu saya melihat Mush’ab tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Tapi kemudian ia lepaskan semua kesenangan itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya”.